Kau telusuri hidup dengan napasmu
Kau tumpahkan darah yang tersendat di uratmu
Kau tuangkan keringat yang memucat di bahumu
Takkan hilang semua petuah
Takkan terganti walau intan permata sekalipun
Tumpukan Dolar,
Gundukan emas,
tak dapat jadi mahar untukmu
Diantara kerikil-kerikil tajam
Menggores luka dalam nadi
Kau kalahkan semua
Kau robohkan ego dunia
lalu kau lahirkan ku
Betapa sakit air mata ini
Betapa perih kenangan itu
Salawat ku hanya untukmu ibu ^_^
Kamis, 25 November 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
2 komentar:
So miss you, momo :*
:h:
Posting Komentar