Mentari telah tersenyum jingga padaku
Burung-burung melambaikan ekornya
dan angin cium ku lembut
Di tanah inilah dia kaku
membiru, dingin bersama aroma tubuhku
Katakan Tuhan !!!
Katakan ini hanya mimpi !!
Ini bohong !!
Aku tak percaya Tuhan !!!
Sekeras ku menjerit, sepahit nyata ku dapat
Kering sudah degupan darahku
Rontok sudah aliran air mataku
Gersang, tandus, tiada berbunga lagi
Nyalaku kini hanya setetes
Terlihat kau bersimpuh keringat merah
Tolehkan muka pada qiblat
Tanpa senyum hiasi selimut putihmu
Aku....
Aku belum ikhlas !!
Ku coba rela,
meski serangga itu masih menggrogoti jantungku
meski duri mengukir guratan yang kian dalam
Wangimu berganti bau yang menakutkan
Yang kan temani setiap langkah tapak kakiku
Kau kini jadi ilusi
Hadir di setiap imajinasi
Manghapus semua basa basi
Terkenang di hati yang pucat pasi
Lelap dan raihlah Surga
Yasin ku kan bawa mu meninggi ~_~
Jumat, 19 November 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar