Malam ini masih ku dapati batang hidupku
Tapi telah rancu rasanya
Hendaknya kau ucap itu sedari ku tatap wujud sang rembulan
Akankah ini sebuah keterlambatan ?
Atau pahat keegoisanku pada jantung waktu ?
Tergiur hati pada ombak yang bersua
Bercumbu dengan debu-debu aspalan
Disepanjang lingkar laut
Hanya bisik-bisik senyum ku benihkan
Meski perlahan duri itu mengasah jiwaku
Dan nyatalah yang abstrak itu kini
Sia-sia kah ?
Anggap saja catatan kaki yang buram
Berat napas pun tiada guna
Enggan masih ku beranjak dari dudukku
Ku masih ingin bersenda dengan putih pasir yang memudar
22-10-2011
17.15
# DiCiBePAH_7 #
0 komentar:
Posting Komentar