Sabtu, 29 Oktober 2011

RAGU


Katamu terpahat indah dalam wadahku
Lisanmu melenggokkan pesona dalam jantungku
Sama tak pentingnya dengan ucap kau sangatlah penting untukku
Sama tak butuhnya dengan ungkap kau kubutuhkan bagiku
Tiada bisa ku cerna goresan di bibirmu
Licik atau unik
Kau nampak canggung menatap kelaraanku
Kau nampak takut mengelus lukaku
Kau acuhkan darah itu tergeletak
Sampai sejasad datang menjilatinya
Lalu menyudutlah bola matamu dalam kesangsian
Suka atau duka
Kau masih sangat mampu merogoh batinku
Tapi tidak denganku
Bayangmu hanya sekilas sekelebat menghilang
Hadir membawa secawan obat penantian
Pergi dengan sejuta kehausan

28-10-2011
12.00
# DiCiBePAH_7 #

0 komentar:

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Posting Komentar